Senin, 07 Januari 2013

KALEIDOSKOP 2012: JAGAT SASTRA INDONESIA DI KALIMANTAN SELATAN





Disusun kembali dari kutipan-kutipan
berita Koran oleh Tajuddin Noor Ganie

RABU, 11 JANUARI 2012

Hari ini antologi puisi bersama Maniti Arus Nyanyian Kuala (Dewan Kesenian Daerah Barito Kuala, Marabahan, 2012) mulai diluncurkan ke publik. Didalamnya dimuat puisi-puisi hasil karya 5 orang penyair yang tinggal di Kabupaten Barito Kuala, yakni AA Ajang, Aspihan N. Hidin, M. Aini Asmuni, HR Syamsuri, dan Syarkian Noor Hadie.


RABU, 18 JANUARI 2012

Hari ini antologi cerpen bersama Ketika Api Bicara (Tahura Media, Banjarmasin, 2012), mulai diluncurkan ke publik. Didalamnya dimuat cerpen-cerpen hasil karya 5 orang cerpenis asal kota Amuntai, yakni Aliansyah Jumbawuya, Diana Alisi, Fakhrurraji Asmuni, M. Hasbi Salim,  dan Nailya Nikmah JKF.


RABU, 1 FEBRUARI 2012
Antologi puisi Air Mata Legenda (Scripta Cendikia, Banjarbaru) karangan Abdurrahman El Husaini (AEH) mulai hari ini diluncurkan ke public. Didalamnya dimuat 90 judul puisi.
AEH, lahir di Purukcahu, Kabupaten Murung Raya, Kalteng, 1 Agustus 1965. Sarjana S.2 PBSI FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Bekerja sebagai Guru di SMU Negeri 1 Martapura.
Mulai menulis puisi sejak masih duduk di bangku SMP (usia antara 13-15 tahun), yakni sekitar tahun 1980-an. Publikasi karya sastranya antara lain di SKH Radar Banjarmasin.
Puisi- puisinya yang ditulisnya dalam bahasa Banjar dikumpulkan dalam antologi puisi berjudul Do’a Banyu Mata (Banjarmasin, 2011), dan Jukung Waktu (Penerbit Scripta Cendikia, Banjarbaru).
Puisi-puisinya ikut dimuat dalam antologi bersama Seribu Sungai Paris Berantai (Kotabaru, 2006), Tarian Cahaya di Bumi Sanggam (Paringin, 2008), Konser Kecemasan (Banjarmasin, 2010), Balian Jazirah Anak Ladang (Barabai, 2011), Menyampir Bumi Leluhur (Tanjung, 2011), dan Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011).
Tahun 2009, menerima Hadiah Seni Bidang Sastra  dari Gubernur Kalsel (Drs. H. Rudy Ariffin, MM). Tahun 2011, menerima Anugerah Astraprana dari Raja Muda Kerajaan Banjar Pangeran Ir H Khairul Saleh, MM atas prestasi dan jasa-jasanya yang luar biasa sebagai budayawan Banjar.

SENIN, 13 FEBRUARI 2012
Penerbit Tuas Media Kertak Hanyar, Kalsel, mulai menyebar-luaskan Cetakan II novel Tajuddin Noor Ganie (TNG) berjudul Tegaknya Masjid Kami.
TNG, lahir di Banjarmasin, 1 Juli 1958. Sarjana S.1 PBSID STKIP PGRI Banjarmasin (2002) dan Sarjana S.2 FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (2005).
Sejak tahun 1979, bekerja sebagai PNS, sekarang ini  bertugas Balai Hyperkes dan Keselamatan Kerja di Banjarmasin (sejak 2005). Sejak tahun 2002, TNG menjadi dosen tamu untuk mata kuliah kritik sastra, pendekatan struktural sastra, prosa fiksi dan drama, puisi, sastra Banjar, semiotika, sosiologi sastra, dan penulisan kreatif sastra di PBSID STKIP PGRI Banjarmasin.
Mulai merintis karier sebagai penulis karya sastra sejak tahun 1980-an. Publikasi karya sastranya, meliputi puisi, cerpen dan esei sastra tersebar luas di berbagai koran/majalah terbitan Banjarmasin, Surabaya, Jakarta, Kuala Lumpur, dan Brunei Darussalam.
Antologi puisinya yang sudah diterbitkan adalah Bulu Tangan (HPMB, Banjarmasin, Cetakan I 1982, dan Cetakan II 2010). Sedangkan antologi puisi bersama yang ikut memuat puisi-puisinya antara lain Kalimantan dalam Puisi Indonesia yang dieditori oleh Korrie Layun Rampan (Sanarinda, 2011). Buku kumpulan cerpennya yang sudah diterbitkan antara lain (1) Nyanyian Alam Pedalaman (bersama dengan Hadian Noor) telah diterbitkan oleh Pustaka Pelajar Yogyakarta pada tahun 1999 (buku ini merupakan buku kumpulan cerpen hasil karya sastrawan Kalsel yang pertama kali diterbitkan di luar daerah Kalsel), (2) Tengah Malam di Kuala Lumpur (Puskajimastra Kalsel, Banjarmasin, 2010), (3) Legenda Awi Tadung dan Ular Buntung (Puskajimastra Kalsel, Banjarmasin, 2010), dan (4) Masa Lalu di Banjarbaru (Tuas Media Kertak Hanyar, 2012).
Forum sastra dan budaya yang pernah diikutinya antara lain Dialog Borneo VII Banjarmasin (2003), Aruh Sastra Kalsel I (Kandangan (2005), Aruh Sastra Kalsel VII (Tanjung (2011), Dialog Borneo Samarinda (2011), Aruh Sastra Kalsel VIII (Barabai, 2012), dan Aruh Sastra Kalsel IX Banjarmasin (2012). Berkaitan prestasi, reputasi dan dedikasinya sebagai sastrawan TNG telah menerima sejumlah penghargaan, antara lain, Hadiah Seni Bidang Sastra dari Gubernur Kalsel (Drs. H. Gusti Hasan Aman, 1998),
Biografi kesastrawanan TNG ikut dimuat dalam sejumlah buku referensi antara lain (1) Leksikon Kesusastraan Indonesia Modern (Pamusuk Eneste, Penerbit Djambatan Jakarta, 1990:186), (2) Leksikon Kesusastraan (Suhendra Yusuf MA, Bandung, 1995:97), (3) Sesuatu Indonesia (Afrizal Malna, Penerbit Yayasan Pustaka Adikarya, Jakarta, 2000), (4) Leksikon Susastra Indonesia (Korrie Layun Rampan, Penerbit Balai Pustaka, Jakarta, 2000), (5) Buku Pintar Sastra Indonesia (Pamusuk Eneste, Penerbit Buku Kompas, Jakarta (2000), (6) Ensiklopedi Sastra Indonesia (Prof. Dr. Hasanuddin WS, Penerbit Titian Ilmu Bandung, Cetakan II. 2007), (7) Wikipedia Indonesia (Ensiklopedi Dunia Maya), dan  Melayu Online.

SENIN, 12 MARET 2012
Hafiez Aliyatul Anwar (HAA), hari ini bertempat di Aula Rektorat Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin meluncurkan novel perdananya berjudul Bulan Sabit di Langit Burniau (Penerbit Mahameru Yogyakarta).

JUM’AT, 23 MARET  2012
Abdul Karim, Ali Syamsuddin Arsi, Arsyad Indradi, Ibramsyah Amandit, Micky Hidayat, Rudi Karno, Syarifuddin R, dan Sybrammulsi, hari ini di Cisarua, Bogor, mengikuti Kongres Komunitas Sastrawan Indonesia.

 

JUM’AT, 27 APRIL 2012

Malam ini (pukul 20.30 Wite), bertempat di Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan Acara Baca Puisi Mengenang Chairil Anwar dengan tajuk Chairil Anwar Telah Mati Puisi Tak Pernah Mati).

 


SABTU, 5 MEI 2012

Hari ini Penerbit Tinta Hitam Batulicin mulai menyebar-luaskan novel  Eche Subki S (ESS) berjudul Lelaki Duka (LD). ESS, lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 14 September 1972. Pendidikan terakhir SMEAN Kotabaru Jurusan Akuntasi (Keuangan) tahun 1991. Bekerja di Hotel Semarang Batulicin, Kalsel. Mulai menulis novel sejak tahun 2010-an.


SENIN, 7 MEI 2012

Penerbit Penakita Publisher, Landasan Ulin, Banjarbaru, mulai hari ini menyebar-luaskan buku Aliansyah Jumbawuya berjudul Jurus Sakti Jadi Penulis.

AJ, lahir di Desa Jumba, Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalsel, 3 Juni 1973. Nama aslinya Aliansyah. Sarjana S.1 Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat di Banjarmasin. Bekerja sebagai wartawan Tabloid Serambi Ummah Banjarmasin. Tinggal di Banjarbaru.
Mulai menulis puisi, cerpen, dan esei sastra  sejak tahun 1990-an. Publikasi karya sastranya antara lain di SKH Banjarmasin Post,SKH Dinamika Berita Banjarmasin, dan Tabloid Serambi Ummah Banjarmasin. Cerpennya ikut dimuat dalam antologi bersama Kalimantan dalam Prosa Indonesia (Samarinda, 2011), dan Balian Jazirah Anak Ladang (Barabai, 2011).
Puisinya ikut dimuat dalam antologi bersama Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011), Balian Jazirah Anak Ladang (Barabai, 2011), dan Kisah tak Sudah Tanah Banjar (Banjarmasin, 2012). Bukunya yang lain Jurus Sakti Menjadi Penulis (Penakita Publisher, Landasan Ulin, banjarbaru, 2012).

SABTU, 12 MEI 2012

Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali (MJA) berjudul Cinta di Tepi Geumho.


JUMAT, 18 MEI 2012
Malam ini (pukul 20.00 Wite) bertempat di Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan acara baca puisi bertajuk Tanah Huma. Puisi-puisi yang dibacakan oleh para deklamator dan pembaca lainnya adalah khusus puisi-puisi yang dimuat dalam antologi puisi Tanah Huma.  Tanah Huma adalah judul antologi puisi bersama D. Zauhidhie, Yustan Aziddin, dan Hijaz Yamani (Pustaka Jaya, Jakarta, 1978).

 

SENIN, 21 MEI 2012

Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali berjudul Kudekap Hatinya di Bawah Langit Seoul.


SENIN, 28 MEI 2012

Burhannuddin Soebely (BS) hari ini meninggal dunia di Kandangan dalam usia 55 tahun. BS, lahir di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, 2 Januari 1957. Sarjana S.1 FISIP Universitas Terbuka Jakarta. Bekerja sebagai PNS. Mula-mula di Kantor Departemen Penerangan Kabupaten Hulu Sungai Selatan di Kandangan, dan  kemudian di Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Hulu Sungai Selatan.

Mulai menulis puisi, cerpen, esei sastra, novel, naskah drama, dan skenario sinetron sejak tahun 1975. Publikasi karya sastranya di SKH Banjarmasin Post, SKH Media Masyarakat Banjarmasin, Tabloid Wanyi Banjarmasin, Tabloid Gerbang Kandangan, SKH Berita Nasional Yogyakarta, SKH Pelopor Yogyakarta, SKH Masa Kini Yogyakarta, SKH Kedaulatan Rakyat Yogyakarta, SKH Terbit Jakarta, SKH Pelita Jakarta, SKH Berita Buana Jakarta, Majalah Anita Jakarta, Majalah Femina Jakarta, dan SKH SKH Radar Banjarmasin. Antologi puisi pribadinya antara lain Patilarahan (Kandangan, 1987), dan Ritus Puisi (Kandangan, 2007).

Antologi puisi bersama yang ikut memuat puisi-puisinya antara lain Dahaga-B.Post 1981 (Banjarmasin, 1982), Palangsaran (Kandangan, 1982), Puisi Indonesia (DKJ TIM Jakarta, 1987), Festival Puisi XII (Surabaya, 1992), Perkawinan Batu (DKJ TIM Jakarta, 2005), Do’a Pelangi di Tahun Emas (Marabahan, 2009), Seloka Kunang Kunang (1998), Konser Kecemasan (Banjarmasin, 2001), Kalimantan dalam Puisi Indonesia (Samarinda, 2011), dan  Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011).

Novelnya berjudul Reportase Rawa Dupa dimuat di Majalah Femina Jakarta (1987), dan novelnya berjudul Bulan Sunyi Kambang Tarati (novel berbahasa Banjar) dimuat sebagai cerita bersambung di SKH Radar Banjarmasin (2005). Karya lainnya Cerita Rakyat Kalimantan Selatan 2 (bersama Djarani M dan Iwan Yusie, Grasindo Jakarta, 1997), Mamanda Ampunlah Tuanku (Kandangan, 2002), dan Bahara Mingsang Idang Siritan (novel berbahasa Banjar, Yogyakarta, 2005).

Naskah drama tulisannya antara lain Palangsaran (1982), Parantunan (1983), Kembang Darah (1983), Puting (1983), Paksi Simbangan Laut ((1983), Biarkan Bulan Itu (1985), Temaram Rampah Minjalin (1986), Matahari Samudera (1987), Ibunda (1988), Tanah Air Mata (1993), Seloka Burung Kertas (1998), Sihir Kekuasaan (1999), Roh Bukit Kehilangan Bukit (2000), dan Reportase Roh Bukit (2002).

Naskah skenario sinetron televisi yang ditulisnya antara lain Singgang Langit (TVRI Jakarta), Sembilu Tihang Talu (TVRI Jakarta), Petaka Bumi Angsana (TVRI Jakarta), dan Matahari Samudera (TVRI Jakarta, 2006).

Analisis ilmiah atas novel BS ditulis oleh Siti Aisyah (2009) dalam skripsinya berjudul Analisis Unsur Intrinsik Novel Bahara Mingsang Idang Siritan Karya Burhanuddin Soebely (STKIP PGRI Banjarmasin).

 

MINGGU, 3 JUNI 2012

Sandi Firly pengasuh rubric sastra di SKH Media Kalimantan Banjarmasin mengubah nama rubric sastra edisi Minggu menjadi Sastra Tepi Langit.

 

RABU, 6 JUNI 2012

Penerbit Tuas Media Publisher Kertak hanyar, Kalsel, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Tajuddin Noor Ganie berjudul Bulu Tangan. Didalam antologi puisi ini dimuat 40 judul puisi yang ditulis sepanjang karier kepenyairaan TNG (sejak 1980 sampai sekarang).

 

JUM’AT, 8 JUNI  2012

Malam ini (pukul 20.00 wite) bertempat di Panggung Bundar Minggu Raya, Banjarbaru, digelar Lomba Baca Puisi Karangan Kalsum Belgis. Lomba ini diikuti oleh 42 orang peserta yang berasal dari berbagai sekolah dan kampus di Kalsel.

Para pemenang lomba baca puisi ini adalah Nor Izzatil Hasanah dari IAIN Antasari Banjarmasin (Pemenang 1), Rosiana dari FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Pemenang 2), dan Kholik Setiawan dari Sanggar Titian Barantai Uniska Banjarmasin (Pemenang 3).

Pemenang harapan diraih oleh Ervi Ridha Pratiwi (Harapan 1), Abdul Hamid (Harapan 2), dan Arief Rahman Rambe dari FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (Harapan 3).

 

JUM’AT, 22 JUNI 2012

Malam ini (pukul 20.30 Wite) bertempat di Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan acara baca puisi bertajuk Menjamu Puisi Lingkungan Hidup, Menyapa Kita Kepada Kilang Sastra Batu Karaha.

 

JUM’AT, 13 JULI  2012

Malam ini (pukul 20.30) bertempat di Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan acara baca puisi dengan tajuk Mengenang Ajamuddin Tifani (AT).

AT, lahir di Banjarmasin, Kalsel, 23 September 1951. Pernah mempergunakan nama pena Laila Fakhriani (LF). Mulai menulis puisi, cerpen, esei sastra, dan naskah drama sejak tahun 1970-an. Publikasi karya sastranya antara lain di Majalah Bandarmasih Banjarmasin, SKH Media Masyarakat Banjarmasin, SKH Banjarmasin Post Banjarmasin, Majalah Panji Masyarakat Jakarta, Majalah Topik Jakarta, Majalah Horison Jakarta, Majalah Amanah Jakarta, dan SKH Berita Buana Jakarta.
Antologi puisinya yang sudah diterbitkan antara lain Tanah Perjanjian (Hasta Mitra Jakarta, 2005). Puisi-puisinya ikut dimuat dalam sejumlah antologi bersama, antara lain Antologi Puisi ASEAN (Denpasar, 1983), Puisi Indonesia’87 (DKJ TIM Jakarta, 1987), Kilau Jambrut Khatulistiwa (Yogyakarta, 1984), Festival Puisi XIII (Surabaya, 1992), Festival Puisi Kalimantan (Tajuddin Noor Ganie, Banjarmasin, 1992), Bosnia dan Flores (Banjarmasin, 1993), Sahayun (Padang, 1995), Jendela Tanah Air (Banjarmasin, 1995), Mimbar Penyair Abad 21 (Jakarta, 1996), Puisi Indonesia 1997 (DKJ TIM Jakarta, 1997), dan Wasi (Banjarmasin, 1999). Cerpennya ikut dimuat dalam Antologi Cerpen Indonesia Modern Jilid IV (Satyagraha Hoerip, Jakarta, 1986).
Puisi-puisi AT dianalisis oleh Jamaluddin (1999) dalam skripsinya berjudul Sajak sajak Ajamuddin Tifani dalam Sentuhan Sufistik (Hermeneutika Kerohanian sebagai Titik Tolak Pengkajian (Banjarmasin : STKIP PGRI). Tahun 1982, AT menerima hadiah seni bidang sastra dari Gubernur Kalsel (Mistar Tjokrokoesoemo).
Tanggal 6 Mei 2002, AT meninggal dunia di RSUD Ulin Banjarmasin, dan dimakamkan di Pemakaman Umum Karang Paci, Jalan Ahmad Yani Kilometer 21, Landasan Ulin, Banjarbaru.
Biografi kesastrawannya ikut dimuat dalam Leksikon Susastra Indonesia (Korrie Layun Rampan, 2000), Buku Pintar Sastra Indonesia (Pamusuk Eneste, 2001), Sketsa Sastrawan Kalimantan Selatan (Jarkasi dan Tajuddin Noor Ganie, Balai Bahasa Banjarmasin, 2001), Ensiklopedi Sastra Indonesia (Hasanuddin WS dkk, 2007), dan Ensiklopedia Sastra Kalimantan Selatan (Balai Bahasa Banjarmasin, 2008).

SABTU, 14 JULI 2012
Arifin Noor Hasby (ANH) menerbitkan antologi puisi berjudul Kota yang Bersiul (Tuas Media Publisher, Kertak hanyar, Kalsel, 2012). Didalamnya dimuat 85 judul puisi ANH yang ditulis sepanjang tahun 1982-1992.

SABTU, 28 JULI 2012
Malam ini (pukul 21.30 Wite) bertempat di Taman Air Mancur, Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan Malam Tadarus Puisi. Tema acaranya adalah 30 Tahun Arifin Noor Hasby  Berkarya dan Berjuang dalam Keterbatasan.
Ariffin Noor Hasby (ANH), lahir di Marabahan, Kabupaten Barito Kuala, Kalsel, 20 Pebruari 1964. Pernah mempergunakan nama pena Ria F. Anestesia (RFA). Sarjana S.1 FISIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (1988).
Bekerja sebagai PNS, mula-mula di Kantor Wilayah Departemen Penerangan Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Sejak 2002, setelah otonomi daerah, ANH  pindah bekerja ke Dinas Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan di Banjarbaru.
Mulai menulis puisi, cerpen, dan esei sastra sejak tahun 1980-an. Publikasi puisinya di SKH Banjarmasin Post, SKH Dinamika Berita Banjarmasin, SKH Radar Banjarmasin, Tabloid Wanyi Banjarmasin, SKH Yogya Post Yogyakarta, SKH Berita Nasional Yogyakarta, SKH Pikiran Rakyat Bandung, Tabloid Cempaka Semarang, Majalah Dharma Wanita Jakarta, SKH Angkatan Bersenjata Jakarta, SKH Pelita Jakarta, SKM Swadesi Jakarta, Majalah Mitra Jakarta, Majalah Hai Jakarta, Majalah Estafet Jakarta, Majalah Ceria Jakarta, Majalah Sabili Jakarta, Majalah Annida Jakarta, Majalah Anita Cemerlang Jakarta, Majalah Bahana Bandar Seri Begawan, dan Radio Jerman.
Antologi puisi pribadinya berjudul Kota yang Bersiul (Banjarbaru, 2012). Puisinya ikut dimuat dalam antologi bersama antara lain: Jakarta dalam Puisi Indonesia Mutakhir (Jakarta, 2000), Narasi 34 Jam (Jakarta, 2001), Perkawinan Batu (Jakarta, 2005), Ragam Jejak Sunyi Tsunami (Medan, 2005), Seribu Sungai Paris Barantai (Kotabaru, 2006), Menyampir Bumi Leluhur (Tanjung, 2010), Kalimantan dalam Puisi Indonesia (Samarinda, 2011), Balian Jazirah Anak Ladang (Barabai, 2011), Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011).
Forum sastra yang pernah diikutinya Festival Puisi Kalimantan (Banjarmasin, 1992), dan Cakrawala Sastra Indonesia di TIM Jakarta (2005). Biografi kesastrawannya ikut dimuat dalam Buku Pintar Sastra Indonesia (Pamusuk Eneste, 2001), Sketsa Sastrawan Kalimantan Selatan (Jarkasi dan Tajuddin Noor Ganie, Balai Bahasa Banjarmasin, 2001), Ensiklopedi Sastra Indonesia (Hasanuddin WS dkk, 2007), dan Ensiklopedia Sastra Kalimantan Selatan (Balai Bahasa Banjarmasin, 2008).

SABTU, 4 AGUSTUS 2012
Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali berjudul Galaupolitan.

 

RABU, 15 AGUSTUS 2012

Ibramsyah Barbary (IB) dan Hudan Nur (HN), malam ini (pukul 20.30 wite) bertempat di rumah dinas Wakil Gubernur Kalsel menerima Anugerah Hadiah Seni Bidang Sastra dari Gubernur Kalsel.

Ibramsyah Barbary (IB), lahir di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Kalsel, 2 Januari 1948. Pernah menjadi PNS, yakni sebagai guru (1968-1972), mengundurkan diri, dan bekerja sebagai karyawan di PT Asuransi Jiwasraya hingga purna tugas pada tahun 2002. Jabatan terakhir sebagai Regional Manager Kalimantan berkedudukan di Balikpapan, Kaltim. Kini tinggal di Banjarbaru. Pendiri Yayasan Kamar Sastra Nusantara (YKSN, 2012).
Mulai menulis puisi sejak tahun 1970-an. Publikasi puisinya antara lain di RRI Banjarmasin dan SKH Banjarmasin Post. Antologi puisi pribadinya yang sudah terbit antara lain Serumpun Ayat-Ayat Tuhan (Banjarbaru, 2011), dan Asmaul Husna Membuka Jalan Menggengam Cinta (Banjarbaru, 2011). Puisinya ikut dimuat dalam antologi bersama Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011). Tahun 2012 menerima hadiah seni bidang sastra dari Gubernur Kalsel Drs. H. Rudy Ariffin, MM.

Hudan Nur (HN), lahir di Banjarbaru, Kalsel, 23 November 1985. Mahasiswa Prodi Pendidikan Bahasa Inggeris PBS FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin. Tinggal di Banjarbaru.
Mulai menulis puisi dan cerpen sejak tahun 2000-an. Publikasi puisi dan cerpennya antara lain di SKH Banjarmasin Post Banjarmasin, SKH Radar Banjarmasin. SKH Sinar Kalimantan Banjarmasin, SKH Lampung Post Lampung, Majalah Gong Yogyakarta, SKH Radar Sulteng Kendari, SKH Sinar Harapan Jakarta, SKH Republika Jakarta, dan SKH Suara Karya Jakarta.
Antologi puisi pribadinya antara lain Lajang (Banjarbaru, 2002), dan Tragedi 3 November (Banjarbaru, 2003). Antologi puisi bersama yang ikut memuat puisi-puisinya antara lain Narasi Matahari (2002), Notasi Kota 24 Jam (2003), Bulan Ditelan Kutu (2004), Bumi Menggerutu (2005), Dimensi (2005), Ragam Jejak Sunyi Tsunami (2005), Seribu Sungai Paris Barantai (2006), Kau Tidak Pernah Tahu Rahasia Sedih Tak Bersebab (2006), dan Doa Pelangi di Tahun Emas (Marabahan, 2009).

KAMIS, 23 AGUSTUS 2012

Panitia Aruh Sastra IX Kalsel Banjarmasin 2012 (ASKS IX Banjarmasin 2012), hari ini memublikasikan keputusan Dewan Juri Lomba Menulis Puisi Tingkat Umum dan Pelajar (Arsyad Indradi, Micky Hidayat, dan Tajuddin Noor Ganie).
Pemenang Tingkat Umum: (1) Aliansyah Jumbawuya dengan puisinya berjudul Menyisir Jejak Lelaki Belukar, (3) Rezqie Muhammad Al Fajar dengan puisinya berjudul Nyanyian Bumi Paikat, (4) Khoiriyah Azzahro dengan puisinya berjudul Rindu Batang Banyu, (5) M. Sayid Wijaya dengan puisinya berjudul Gadis ke Tujuh, (6) Budi Saputra dengan judul puisinya Penganut Musim.
Pemenang Tingkat Pelajar: (1) Muhammad Irwan Aprialdy dengan puisinya berjudul Tanah banjar, (2) Safira Rizka Aulia dengan puisinya berjudul Terpuruk, (3) Norhalisah dengan puisinya berjudul Curahan Hati, (4) Irmayanti dengan puisinya berjudul Rintihan dalam Doa, (5) Ayu Mardiati Hasdia dengan puisinya berjudul Jendela, dan (6) Maria Ulfah dengan puisinya berjudul Anugerah pagi.

KAMIS, 30 AGUSTUS 2012

Panitia Aruh Sastra IX Kalsel Banjarmasin 2012 (ASKS IX Banjarmasin 2012), hari ini memublikasikan keputusan Dewan Juri Lomba Menulis Cerpen Tingkat Umum dan Pelajar (Sandi Firly, Harie Insani Putra, dan HE Benyamine).
Pemenang Lomba Menulis Cerpen: (1) Tjut Zakiyah Anshari dengan cerpennya berjudul Lingkar Serimpi, (2) Kalsum Belgis dengan cerpennya berjudul Kumang, (3) Rahmiyati dengan cerpennya berjudul Tapih, (4) Muhammad Harya Ramdhoni dengan cerpennya berjudul Mantra Melipat Bumi, (5) Safira Rizka Aulia dengan cerpennya berjudul Jalang, dan (6) M. Welmi Andini dengan judul cerpennya Sebuah Kampung Para Pendulang.

JUM’AT, 31 AGUSTUS 2012
Malam ini (pukul 20.30 Wite) bertempat di Panggung Bundar Minggu Raya, Banjarbaru, diselenggarakan acara baca puisi bertajuk Dari Minggu Raya untuk Rohingya, Kemerdekaan, Kemanusiaan, dan Kita.




KAMIS, 13 SEPTEMBER 2012
Penerbit Tuas Media Publisher, Kertak Hanyar, Kalsel, mulai hari ini meluncurkan ke publik buku karangan Tajuddin Noor Ganie berjudul Teori Menulis Cerpen.

 

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2012

Tajuddin Noor Ganie, Sandi Firly, dan YS Agus Susen, hari ini bertempat di Gedung PWI Kalsel Banjarmasin, tampil sebagai panelis dalam diskusi umum bertajuk Peran Media Terhadap Perkembangan Sastra di Kalsel. Diskusi umum ini dipandu oleh moderator Fathurrahman, SH., Ketua PWI Kalsel.

JUM’AT, 28 SEPTEMBER  2012

Zulkipli L. Muchdi (ZLM), hari ini bertempat di Toko Buku Gramedia Duta Mall  Banjarmasin meluncurkan novel perdananya berjudul Asmara di Atas Haram (Penerbit  Erlangga Jakarta).

ZLM, lahir di Banjarmasin, 5 Juli 1959. Mulai menulis novel sejak tahun 2010-an. Tahun 2012 novelnya berjudul Asmara di atas Haram diterbitkan oleh Penerbit Erlangga Surabaya.

SABTU, 29 SEPTEMBER  2012
Hari ini bertempat di Auditorium IAIN Antasari Banjarmasin diselenggarakan peluncuran kembali novel karangan Zulkipli L. Muchdi berjudul Asmara di Atas Haram (Penerbit  Erlangga Jakarta). Menampilkan 3 pembicara, yakni Jamal T. Suryanata (sastrawan dan akademisi), dan Sani Firly (sastrawan dan wartawan).

SENIN, 30 SEPTEMBER 2012

Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali berjudul Sebait Cinta di Bawah Langit Kairo.

 

RABU, 3 OKTOBER 2012

Hasbi Salim mengikuti UWRF (Ubud Writers and Readers Festival) di Ubud, Bali. Kehadirannya di even internasional ini adalah untuk memenuhi undangan yang diterimanya dari panitia penyelenggara UWRF.

SELASA, 4 OKTOBER 2012

Antologi puisi bersama berjudul Teriakan Bisu (Tahura Media, Banjarmasin, 2012), sejak hari ini mulai diluncurkan ke publik. Didalamnya dimuat puisi-puisi hasil karya Iman Budiman, M. Ansyar, dan Zian Armi Wahyufi .

 

SELASA, 4 OKTOBER 2012

Antologi puisi bersama berjudul Teriakan Bisu (Tahura Media, Banjarmasin, 2012), sejak hari ini mulai diluncurkan ke publik. Didalamnya dimuat puisi-puisi hasil karya Iman Budiman, M. Ansyar, dan Zian Armi Wahyufi .

 

SENIN, 8 OKTOBER 2012

Antologi cerpen karangan Hairus Salim berjudul Matilda, Lelaki Izrail, dan Seorang Perempuan di Masjid Kami (Gading Publishing, Yogyakarta, 2012), malam ini (pukul 20.00 Wite) didiskusikan di Minggu Raya Banjarbaru. Pembahas Hajriansyah  dan moderator Sandi Firly.

 

JUM’AT, 12 OKTOBER 2012

Malam ini (pukul 20.00 Wite) Wakil Walikota Banjarmasin Irfan Anshari bertempat di Balai Kota Banjarmasin membuka dengan resmi penyelenggaraan Aruh Sastra IX Kalsel 2012 (ASKS IX 2012). Kegiatan ini dikuti oleh sekitar 204 orang sastrawan yang berdatangan dari 13 Kota/ Kabupaten di Kalsel.

Turut hadir dalam acara pembukaan ASKS IX  2012 ini, Inez Baranay (IB) penyair Australia yang sekarang ini tinggal di Turki.  IB adalah peserta Ubud Writers and Readers Festival (UWRF), ia datang ke Kalsel  untuk memenuhi tugasnya yang telah diprogramkan oleh pihak panitia penyelenggara UWRF, yakni memaparkan proses kreatifnya di hadapan para sastrawan Kalsel. Kegiatan dimaksud sudah dilakukannya pukul 15.00-17 Wite di Gedung Balairung Sari Taman Budaya Kalsel Banjarmasin.


SABTU, 13 OKTOBER 2012

Bertempat di Hotel Palm Banjarmasin diselenggarakan acara peluncuran antologi puisi dan cerpen bersama hasil karya para pemenang dan nominator lomba tulis puisi dan cerpen, yakni Kisah tak Sudah Tanah Banjar (Micky Hidayat, 2012. Banjarmasin: Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Panitia Pelaksana ASKS IX 2012). Selain itu juga diluncurkan antologi puisi bersama penyair Kalsel berjudul Sungai Kenangan (Micky Hidayat, 2012, Banjarmasin: Pemerintah Kota Banjarmasin bekerja sama dengan Panitia Pelaksana ASKS IX 2012)

Pada tempat dan waktu yang sama juga diluncurkan buku-buku sastra hasil karya sastrawan Kalse, yakni: novel Eche Subki S. berjudul Lelaki Duka (Penerbit Tinta Hitam Mata Hati, Batulicin, 2012), novel Hamamy Adabi berjudul Perempuan Hujan dan Pertemuan Haram, kumpulan cerita anak karangan Nauka berjudul Pos Satpam Misterius, dan kumpulan cerpen Tajuddin Noor Ganie berjudul Masa Lalu di Banjarbaru (Tuas Media Publisher, Kertak Hanyar, Kalsel, 2012).


MINGGU, 14 OKTOBER 2012

Sanggar Sastra Siswa Indonesia (SSSI) Kotabaru, hari ini bertempat di Gedung Paris Barantai Kotabaru meluncurkan antologi puisi bersama dengan judul Haru Biru Kotabaru (Penerbit Sanggar Sastra Siswa Indonesia, Kotabaru, 2012). Antologi puisi bersama ini dieditori oleh penyair Akhmad Sekhu dari Jakarta. Didalamnya dimuat 186 judul puisi hasil karya para remaja Kotabaru yang bergabung dalam SSSI Kotabaru. Pada saat diluncurkan,  panitia mengundang penyair D. Zawawi Imron dari Sumenep, Madura, Jatim sebagai pembahas antologi puisi ini.  Pembicara lain adalah Zulfaisal Putra dari Banjarmasin.

 

SABTU, 20 OKTOBER 2012

Hari ini bertempat di Aula Utama Kampus STKIP PGRI Banjarbaru diselenggarakan Workshop Penulisan Karya Sastra. Menampilkan 3 orang pemateri, yakni Aliansyah Jumbawuya, Sandi Firly, dan Jamal T. Suryanata.

 

SENIN, 29 OKTOBER 2012

Tarman Effendi Tarsyad (TET) menerbitkan antologi puisinya berjudul Segalanya Tetap Memberi Makna (Tahura Media, Banjarmasin, 2012). Didalamnya dimuat 50 judul puisi yang ditulis sepanjang karier kepenyairan TET  (sejak hingga sekarang).

TET, lahir di Banjarmasin, 29 Oktober 1961. Sarjana S.1 PBSID FKIP Universitas Lambung Mangkurat di Banjarmasin, dan Sarjana S.2 PBSID FKIP Universitas Lambung Mangkurat Banjarmasin (2007). Bekerja sebagai PNS, dosen Politeknik Banjarmasin.
Mulai menulis puisi, cerpen, dan esei sastra sejak tahun 1980-an. Publikasi puisinya di SKH Banjarmasin Post, SKH Dinamika Berita Banjarmasin, SKH Radar Banjarmasin, SKH Berita Buana Jakarta, SKH Merdeka Jakarta, SKH Media Indonesia Jakarta, SKH Pelita Jakarta, SKH Republika Jakarta, Majalah Sastra Horison Jakarta, SKH Pikiran Rakyat Bandung, SKH Jawa Post Surabaya, dan SKH Surabaya Post.
Antologi puisinya Anggur (Banjarmasin, 1982), dan Segalanya Tetap Memberi Makna (Tahura Media Banjarmasin, 2012). Antologi puisi bersama yang ikut memuat puisi-puisinya antara lain Dahaga-B.Post 1981 (Tajuddin Noor Ganie, Banjarmasin, 1982), Siklus Lima Penyair Kalsel (Banjarmasin, 1983), Puisi Indonesia ’87 (DKJ TIM Jakarta), Festival Puisi XII (Surabaya, 1990), Festival Puisi Kalimantan (Tajuddin Noor Ganie, Banjarmasin, 1992), Festival Puisi XIII (Surabaya, 1993), Jendela Tanah Air (Banjarmasin, 2007),  Perkawinan Batu (DKJ TIM Jakarta, 2005), Seribu Sungai Paris Barantai (Kotabaru, 2006), Kalimantan dalam Puisi Indonesia (Samarinda, 2011), dan Seloka Bisu batu Benawa (Barabai, 2011).
Forum sastra yang pernah diikutinya antara lain Forum Penyair Muda Delapan Kota Kalsel (Banjarmasin, 1982), Siklus Lima Penyair Kalsel (Banjarmasin, 1983), Puisi Indonesia ’87 (DKJ TIM Jakarta), Festival Puisi XII (Surabaya, 1990), Festival Puisi Kalimantan (Tajuddin Noor Ganie, Banjarmasin, 1992), Festival Puisi XIII (Surabaya, 1993), Simposium Antar Bangsa Raja Ali Haji (Pulau Penyengat, Riau, 1996), Baca Puisi Empat Kota : Banjarmasin, Lampung, Makassar, dan Pekanabaru (Pekanbaru, 1996), Aruh Sastra Kalsel I (Kandangan, 2004), Cakrawala Sastra Indonesia (TIM Jakarta, 2005), dan Dialog Borneo Kalimantan (Samarinda, 2011).
Tahun 1999, TET menerima hadiah seni bidang sastra dari Gubernur Kalsel. Biografi kesastrawannya ikut dimuat dalam buku Leksikon Sastra Indonesia Modern (Pamusuk Eneste, 1990), Leksikon Susastra Indonesia (Korrie Layun Rampan, 2000), Sketsa Sastrawan Kalimantan Selatan (Jarkasi dan Tajuddin Noor Ganie, Balai Bahasa Banjarmasin, 2001), Buku Pintar Sastra Indonesia (Pamusuk Eneste, 2001), Ensiklopedi Sastra Indonesia (Hasanuddin WS dkk, 2007), dan Ensiklopedi Sastra Kalimantan Selatan (Balai Bahasa Banjarmasin, 2008).

RABU, 31 OKTOBER 2012

Ibramsyah Barbary (IB) dan kawan-kawan sastrawan Kalsel hari menerima akte notaries pendirian Yayasan Kamar Sastra Nusantara (YKSN) berkedudukan di Banjarbaru. Akte notaris pendirian YKN diterbitkan oleh Notaris M. Faried Zain SH MH Nomor 89.

SENIN, 5 NOVEMBER 2012

Hari ini bertempat di Hotel Palm Banjarmasin diselenggarakan Temu sastra Indonesia 2012 dengan tema Estetika Lokal dan Peran Negara dalam Kesusastraan. Pihak panitia mendatangkan 3 pembicara dari Jakarta, yakni Chavchay Saefullah, Sinar Ramses Sakti Simatupang, dan Ibnu Wahyudi. Selain itu panitia juga mendatangkan 2 pembicara dari kota Banjarmasin sendiri, yakni  Sainul Hermawan dan Tarman Effendi Tarsyad.

 

KAMIS, 15 NOVEMBER 2012

Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali berjudul My Love Is A White Hacker


KAMIS, 22 NOVEMBER 2012

Micky Hidayat dan 37 orang penyair Indonesia lainnya, hari ini di Pekanbaru, Riau, ikut mendampingi Sutardji Calzoum mendeklarasikan Hari Puisi Indonesia. Deklarasi dilakukan di hadapan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Prof. Dr. Mohammad Nuh.

 

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012

Tajuddin Noor Ganie, hari ini di Martapura menerima gelar Astaprana bidang sastra dari  Kesultanan Banjar, lencana untuk gelar dimaksud disematkan langsung oleh Sultan Ir. H. Khairul Saleh, MM. Penyematan dilakukan dalam acara puncak peringatan Milad ke-508 Kesultanan Banjar bertempat di Mahligai Sultan Sulaiman.

MINGGU, 25 NOVEMBER 2012
Ali Syamsuddin Arsi (ASA) mengikuti kegiatan Pertemuan Pengarang Indonesia (PPI) di Makassar. Sepulang dari Makassar, ASA dan sejumlah sastrawan Kota Banjarbaru berkunjung ke markas besar penyelenggara Ubud Writers and Readers Festival (UWRF) untuk melihat dari dekat mekanisme penyelenggaraan UWRF.

 

SENIN, 26 NOVEMBER 2012

SMP Negeri I Binuang, Tapin, hari ini menyelenggarakan Workshop Kiat Asyik Menulis dan Membaca. Tampil sebagai pemberi materi adalah Sandi Firly dari Martapura, dan Gonzales (Ahmad Gazali) dari Kotabaru.


 

SENIN, 26 NOVEMBER 2012

Penerbit Araska Yogyakarta, mulai hari ini meluncurkan ke publik novel karangan Mahmud Jauhari Ali berjudul Lelaki Lebah

MJA, lahir di Banjarmasin, Kalsel, 15 Januari 1982. Mulai menulis puisi, cerpen, dan esei sastra sejak tahun 2000-an. Publikasi karya sastranya antara lain di SKH Banjarmasin Post, SKH Radar Banjarmasin, SKH Mata Banua Banjarmasin, Tabloid Spirit Kalsel Banjarmasin, Tabloid Serambi Ummah Banjarmasin, dan Majalah Nawala (terbitan Pusat Bahasa Jakarta).
Buku sastranya yang sudah diterbitkan antara lain Kupu Kupu Kuning (antologi puisi, Komunitas Sastra Indonesia Cabang Kertak Hanyar, 2008), Menanti Tamu Lebaran (antologi cerpen, Komunitas Sastra Kertak Hanyar, 2008), dan Lingkaran Kata (antologi esei sastra, Komunitas Sastra Indonesia Cabang Kertak Hanyar, 2008).
Puisinya ikut dimuat dalam antologi bersama Do’a Pelangi di Tahun Emas (Marabahan, 2009), Menyampir Bumi Leluhur (Aruh Sastra Kalsel VII, Tanjung, 2010), Kalimantan dalam Puisi Indonesia (Samarinda, 2011), dan Seloka Bisu Batu Benawa (Aruh Sastra Kalsel VIII, Barabai, 201).
Novel-novelnya yang sudah diterbitkan antara Lain: Cinta di Tepi Geumho (Araska, Yogayakarta, 2012), Kudekap Hatinya di bawah Langit Seoul (Araska, Yogyakarta, 2012), Galaupolitan (Araska, Yogyakarta, 2012), Sebait Cinta di bawah Langit Kairo (Araska, Yogyakarta, 2012), dan My Love Is A White Hacker (Araska, Yogyakarta, 2012).

JUM’AT, 7 DESEMBER 2012

Ali Syamsuddin Arsi (ASA) dan Sainul Hermawan (SH) hari ini bertempat di Hotel Kaisar Jakarta mengikuti kegiatan puncak Temu Sastrawan Indonesia (TS). Sebelumnya kegiatan TSI diselenggarakan di 7 kota besar di Indonesia termasuk di kota Banjarmasin (Senin, 5 November 2012)

 

SABTU, 24 DESEMBER 2012

Mulai hari ini novel Hamami Adabi (HA) berjudul Kamar itu Telah Kosong diluncurkan ke publik. HA, lahir di Banjarmasin, Kalsel, 3 Mei 1942. Tamat SR di Banjarmasin (1955), Tamat PGA Muhammadiyah di Banjarmasin (1958).
Tahun 1960 mulai bekerja sebagai PNS . Mula-mula bertugas di Jawatan Penerangan Kalimantan Selatan di Banjarbaru. Tahun 1965, dimutasi ke Jawatan Penerangan Kota Banjarmasin. Tahun 1967, ikut menjadi siswa PPSDA Banjarmasin. Pernah kuliah di Fakultas Publisistik hingga tingkat 3. Tahun 1986-1994, menjadi Kepala Kantor Departemen Penerangan Kabupaten Tabalong di Tanjung, Kalsel, dan tahun 1994-1998, menjadi Kepala Kantor Departemen Penerangan Kabupaten Barito Kuala di Marabahan, Kalsel. Tahun 1998, pensiun sebagai PNS.
Mulai menulis puisi, cerpen, esei sastra, dan skenario filem sejak tahun 1960-an. Publikasi karya sastranya antara lain di SKH Utama Banjarmasin (1961-1978), SKH Media Masyarakat Banjarmasin (1970-1995), SKH Banjarmasin Post (1971-1989), dan SKH Dinamika Berita Banjarmasin (1986-1989).
Antologi puisinya yang sudah diterbitkan antara lain Dunia Telur (Marabahan, 2001), Nyanyian Seribu Sungai (Marabahan, 2001), Kesumba (Marabahan, 2002), Bunga Angin (Marabahan, 2003), Surat Dari Swiss (Marabahan, 2003), Dermaga Cinta (Marabahan, 2004), Di Jari Manismu Ada Rindu (Banjarbaru, 2008), dan Badai (201).
Puisiya ikut dimuat dalam antologi bersama Cakrawala (Banjarbaru, 2000), Tiga Kutub Senja (Banjarbaru, 2001), Bahana (Banjarbaru, 2001), Narasi Matahari (Banjarbaru, 2003), Notasi Kota 24 Jam (Banjarbaru, 2003), Bumi Menggerutu (Banjarbaru, 2005), Dimensi (Banjarbaru, 2005), Seribu Sungai Paris Barantai (Kotabaru, 2006), 142 Penyair Menuju Bulan (Banjarbaru, 2006), Konser Kecemasan (Banjarmasin, 2010), Menyampir Bumi Leluhur (Tanjung, 2010), Balian Jazirah Anak Ladang (Barabai, 2011), dan Seloka Bisu Batu Benawa (Barabai, 2011).
Novelnya yang sudah diterbitkan berjudul Seteguk Rindu (Banjarbaru, 2011), Perempuan Hujan (Banjarbaru, 2012), dan Pertemuan Haram (Banjarbaru, 2012). Skenario filem yang telah ditulisnya antara lain Meracik Duka Merajut Cinta (1986). Selain itu, HA juga pernah main drama, dan filem. Filem yang pernah dibintanginya antara lain Parit Parit Kecil (Iwan Wahab dan Garin Nugroho). Tahun 2009, menerima Hadiah Seni Bidang Sastra dari Gubernur Kalsel (Drs. H. Rudy Ariffin, MM).

SENIN, 17 DESEMBER 2012

Malam ini bertempat di Taman Budaya Kalimantan Selatan diselenggarakan acara Peringatan Sebelas Tahun Meninggalnya Sastrawan H. Hijaz Yamani. Acara ini diselenggarakan oleh Yayasan Dokumentasi Sastra H. Hijaz Yamani. Pada kesempatan ini D. Zawawi Imron didaulat   untuk menyampaikan orasinya. Acara diisi dengan pembacaan puisi, musikalisasi puisi, pengungkapan pesan dan kesan tentang kesastrawanan H. Hijaz Yamani oleh sejumlah sastrawan, zikir bersama, dan do’a bersama.

 

MINGGU, 25 DESEMBER 2012
Abdurrahman El Husaini (AEH), malam ini (20.30) di Sragen, Jateng, tampil membacakan puisi-puisinya yang ikut dimuat dalam antologi puisi bersama Dari Sragen Memandang Indonesia. (DSMI). Penampilan baca puisi AEH di Sragen ini berkaitan dengan ikut dimuatnya 3 judul puisi karyanya dalam antologi puisi bersama DSMI. Puisi AEH berhasil lolos dari seleksi ketat yang dilakukan oleh dua orang curator, yakni Sosiawan Leak dan Sus S. Hardjono.

 

JUM’AT, 28 DESEMBER 2012

Malam ini (pukul 20.30) bertempat di Panggung Bundar diselenggarakan acara baca puisi oleh para penyair Kalsel. Tema acara ini adalah Tahun Berganti, Puisi Tak Berganti.

Ali Syamsuddin Arsi (ASA) dan Arsyad Indradi (AI) hari ini di Jambi mengikuti Pertemuan Penyair Nusantara yang berlangsung di sana sampai dengan 31 Desember 2012. Selain diikuti oleh para penyair Indonesia, PPN juga diikuti oleh para penyair dari luar negeri, yakni Malaysia, Singapura, Korea Selatan, dan Cina (Hongkong).



Tidak ada komentar:

Posting Komentar